Daftar Gunung Indonesia yang Tutup Bulan Agustus 2019

gunung Indonesia
Shutterstock.com

Gunung Indonesia memang selalu menantang dan menyenangkan untuk didaki. Namun sayangnya, karena faktor cuaca, aktivitas vulkanik, dan faktor lainnya, jalur-jalur pendakian di beberapa gunung berikut ini dinyatakan ditutup sementara.

Daftar Gunung Indonesia yang Ditutup Sementara Agustus 2019

Gunung Gede Pangrango

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango akan tutup selama 10 hari, dari tanggal 12 Agustus – 21 Agustus 2019. Alasan penutupan gunung yang selalu ramai saat momen 17 Agustus ini karena karena adanya puncak kemarau di Pulau Jawa.


Penutupan jalur pendakian Gunung Gede Pangrango juga dalam rangka antisipasi kebakaran hutan, pengamanan kawasan dan kegiatan operasi bersih. 

  • Lokasi: Jl. Kebun Raya Cibodas, Cimacan, Kec. Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43253A
  • Tutup hingga 21 Agustus 2019

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Homestay Malang (@dwihomestaymalang07) on

Gunung Arjuno

Gunung tertinggi ketiga di Jawa Timur setelah Gunung Semeru dan Gunung Raung ditutup sementara akibat kebakaran hutan yang terjadi bulan lalu. 

Ada empat jalur pendakian yang ditutup sementara, meliputi jalur pendakian dari Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu; Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang; Purwosari; dan jalur pendakian dari Prigen, Kabupaten Pasuruan.

  • Lokasi: Secara administratif terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan dan berada di bawah pengelolaan Taman Hutan Raya Raden Soerjo. 
  • Belum ada informasi lebih lanjut kapan Gunung Arjuno akan dibuka kembali.
Baca juga:  10 Tempat Wisata Batu Malang Terpopuler 2020

Gunung Ciremai

Seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan dan Majalengka, Jawa Barat ditutup sementara, karena lima hari lalu (7/8) terjadi kebakaran pada puncak kawasan gunung.

Gunung tertinggi di Jawa Barat ini menutup semua jalur pendakian, seperti Jalur Apuy di Kabupaten Majalengka, Jalur Palutungan, Jalur Linggarjati, dan Jalur Linggasana di Kabupaten Kuningan.

  • Lokasi: secara administratif termasuk dalam wilayah dua kabupaten, yakni Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. 
  • Belum ada informasi lebih lanjut kapan jalur pendakian Gunung Ciremai akan dibuka kembali.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SLAMET MOUNTAIN 3428 mdpl ?? (@slametmountain) on

Gunung Slamet

Dikarnakan naiknya aktivitas vulkanik gunung yang meningkat, dari level normal menjadi level waspada, Gunung Indonesia yang terletak di lima kabupaten; Brebes, Banyumas, Purbalingga,  Tegal, dan  Pemalang, Provinsi Jawa Tengah ini dinyatakan tutup sementara. 

Aktivitas vulkanik di Gunung Slamet memang cukup tinggi sejak bulan Juli 2019 hingga saat ini.

Dari Juni hingga 8 Agustus 2019 tercatat 51.511 kali gempa hembusan, 5 kali gempa tektonik lokal dan 17 kali gempa tektonik jauh. PVMBG menghimbau kepada warga ataupun wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah puncak Gunung Slamet.

  • Lokasi: Terletak di lima kabupaten, Brebes, Banyumas, Purbalingga,  Tegal, dan  Pemalang, Provinsi Jawa Tengah
  • Belum ada informasi lebih lanjut kapan jalur pendakian dibuka kembali.
Baca juga:  Hal Gratis di Jakarta, dari Transjakarta, Bus Wisata hingga Tempat Wisatanya

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Woke.id (@wokedotid) on

promo 17 Agustus

Kumpulan Diskon dan Promo 17 Agustus 2019  

Konsiliasi

Bedanya Mediasi, Konsiliasi, & Arbitrase Penyelesaian Konflik Pekerja