Now Reading
Film Pendek Indonesia di YouTube yang Tak Kalah Bagus dari Tilik Bu Tejo

Film Pendek Indonesia di YouTube yang Tak Kalah Bagus dari Tilik Bu Tejo

film pendek Indonesia

Film pendek Indonesia yang tayang di YouTube, Tilik kini tengah ramai diperbincangkan. Tilik diambil dari bahasa Jawa yang berarti menjenguk. Film yang menceritakan tentang sekumpulan ibu-ibu yang hendak menjenguk ibu Lurah dengan naik truk ini jadi deretan film Indonesia terbaik yang layak ditonton. Terbukti, sejumlah penghargaan dikantongi oleh film yang menghadirkan sosok Dian, Bu Ning, dan Bu Tejo, seperti pemenang Piala Maya 2018 kategori film pendek terpilih, Official Selection Jogja-Netpac Asian Film Festival 2018, dan Official Selection World Cinema Amsterdam 2019.

Tentunya, Tilik bukanlah satu-satunya film pendek Indonesia yang diunggah resmi di YouTube yang wajib kamu tonton. Berikut deretan short movie Indonesia di YouTube yang layak untuk ditonton:

Daftar Film Pendek Indonesia di YouTube

1. Singsot (2016)

Singsot juga hadir dari rumah produksi yang sama dengan film pendek Tilik, yakni Ravacana Films, dan pula disutradarai oleh Wahyu Agung Prasetyo. Singsot adalah film pendek horor Indonesia yang menceritakan tentang kejadian menyeramkan yang dialami oleh seorang anak kala menginap di rumah Kakek dan Neneknya. Namun, dibalik kejadian-kejadian tersebut ada sesuatu lain yang tidak disadari yang menyebabkan membuat si anak tidak ingin bersiul lagi.

Short movie terbaik Indonesia, Singsot berhasil mengantongi penghargaan Fiagra Horror Film Festival 2016 untuk film Terbaik, Winner Taman Film Festival 2017 untuk Film Horor Terbaik, Official Selection Jogja-Netpac Asian Film Festival 2016.

2. Anak Lanang (2017)

Masih dari rumah produksi Ravacana Films, ada film pendek terbaik yang layak ditonton yakni Anak Layang (2017). Anak Lanang menceritakan tentang kisah empat orang anak Sekolah Dasar (SD) yang membahas kehidupan sehari-hari mereka di atas becak.

Tak heran rasanya bila short movie Indonesia ini Wokenim nobatkan jadi film Indonesia terbaik, karena film pendek yang diunggah di YouTube dalam kanal Ravacana Films ini berhasil mengantongi Winner Panasonic Young Filmmaker 2018 untuk Honorable Mention, Winner Indonesian Film Festival Australia 2019 untuk Outstanding Achievement, Winner Indonesian Short Film Festival SCTV 2019 untuk Film Terbaik.

Baca juga:  Daftar Film Pendek YouTube Terbaik, Komedi hingga Horor

3. Unbaedah (2019)

Bila kamu terpukau dengan akting Siti Fauziah Saekhoni, pemeran Bu Tejo dalam film Tilik, kamu mesti liat aktingnya dalam cerita lain, yakni Unbaedah.

Unbaedah menceritakan tentang karakter Baedah yang terbiasa “ndobel” atau mengambil jatah orang lain. Bahkan, ia melakukan aksinya saat di acara tujuh harian kematian tetangganya. Mardiyah yang tidak mendapatkan nasi berkat karena ulah Baedah menjadi geram dan akhirnya mengajak warga untuk menakut-nakuti Baedah dengan berpura-pura menjadi arwah gentayangan. Baedah pun mendapatkan teror atas kelakuannya itu yang juga berdampak terhadap keluarganya.

4. Lemantun (2014)

Film Indonesia di YouTube yang berdurasi singkat 21 menit 39 detik yang satu ini juga layak buat kamu tonton. Lemantun menceritakan tentang Ibu yang membagikan warisan kepada lima orang anaknya. Namun warisan tersebut  bukan berupa tanah ataupun uang, tapi berupa lemari. Tri sebagai anak tengah, tidak tahu harus membawa pulang lemari itu ke mana. Gimana kelanjutan dari warisan tersebut? Kamu bisa menyaksikannya dalam kanal YouTube yang sutradara dan penulis Wregas Bhanuteja.

See Also
download nonton drama korea strong girl namsoon sub indo gratis

Berkat kepiawaian Wregas dan tim, short movie Indonesia ini berhasil mengantongi Film Pendek Terbaik XXI Short Film Festival 2015, Film Pendek Terbaik Apresiasi Film Indonesia 2015 dan Film Pendek Terbaik Piala Maya 2015.

5. Film Pendek: Natalan

Film pendek Indonesia yang memiliki cerita sedih yang mengharu biru datang dari sutradara Sidharta Tata. Natalan (Desember) menceritakan tentang kerinduan dan kegelisahan seorang Ibu yang menunggu pulangnya anak semata wayangnya untuk merayakan misa malam Natal.

Film berdurasi 28 menit 6 detik ini akan membawa kamu dalam adegan-adegan sedih yang bisa membuat kamu kangen dengan orang tuamu, terlebih Ibu.

Baca juga:  4 Film Terbaik Tentang Dokter yang Wajib Banget Kamu Tonton

close