Si Dia Tiba-tiba Hilang Begitu Saja Bak Ditelan Bumi? Mungkin Kamu Kena Ghosting!

ghosting adalah

Kalau bicara soal hubungan tanpa status alias HTS-an mungkin sudah biasa. Lalu, bagaimana dengan ghosting? Tak kalah pahit dari HTS-an, ghosting juga merupakan fenomena yang menyakitkan hati. Yang bikin tambah sedih, fenomena ini ternyata cukup sering dialami oleh muda-mudi yang sedang kasmaran.

Apa kamu termasuk yang pernah mengalaminya?

Ghosting Adalah Trik Mengakhiri Hubungan Secara Sepihak

HTS terjadi karena si gebetan bersikap seakan-akan menyukai kita, tapi tak kunjung memberi status yang jelas mau dibawa ke mana arah hubungannya.

Sementara ghosting adalah trik untuk mengakhiri hubungan asmara secara sepihak dengan menghilang tiba-tiba bak lenyap ditelan bumi. Setidaknya begitulah yang dikatakan oleh Theresa DiDonato, Ph.D seorang psikologis sosial dan asisten profesor di Loyola University Maryland dalam laman Psychology Today.

Dalam banyak kasus, para pelaku ghosting ini tiba-tiba hilang kontak tanpa ada alasan dan basa-basi lebih dulu seperti mengatakan “Kayanya hubungan kita sampai di sini aja. Aku mau fokus kejar karir.”

Mereka akan sulit untuk ditemui dan tidak bisa dihubungi lewat jalur apa pun. Benar-benar menghilang seperti hantu yang tidak diketahui keberadaannya.

Ghosting sebenarnya bukanlah fenomena yang baru. Namun, seiring dengan era teknologi yang serba canggih dan modern seperti sekarang, istilah ini menjadi lebih populer digunakan oleh para muda-mudi yang sedang kasmaran.

Baca juga:  Awas, 4 Zodiak Ini Terkenal Doyan Beri Harapan Palsu dan Ghosting Saat PDKT

Enggak Cuma Saat PDKT, Ghosting Juga Bisa Terjadi Saat Sudah Pacaran

Fenomena ghosting sangat umum terjadi pada orang-orang yang masih dalam tahap pendekatan, alias PDKT.

Ambil contoh, saat PDKT, kamu sudah merasakan benih-benih cinta yang bermekaran karena gebetan sering ngajak jalan bareng, kencan ke sana kemari, bahkan menyinggung soal masa depan. Apesnya, si dia yang menawarkan kenyamanan dan menjanjikan masa depan itu justru hilang begitu saja tanpa kejelasan.

Meski begitu, fenomena satu ini ternyata juga bisa terjadi pada mereka yang sudah pacaran atau menjalin hubungan asmara serius. Entah yang masih baru atau yang sudah lama hingga tahunan.

Pada intinya, siapa pun bisa saja menjadi korban ghosting dari gebetan maupun pasangannya sendiri. Selain itu, tak melulu pria ke wanita, perilaku ini juga bisa dilakukan oleh wanita ke pria.

Lantas, Kenapa, Ya, Ada Orang Yang Tega Melakukannya?

Usut punya usut, ternyata ada banyak sekali alasan kenapa seseorang rela dan tega menghilang begitu saja tanpa kabar.

Salah satu alasan paling umum adalah karena mereka memilih untuk bermain aman dan menghindari masalah. Ya, menurut mereka, ghosting adalah cara paling tepat untuk menunjukkan perasaan tidak tertarik kepada gebetan atau pasangan ketimbang harus saling berbicara tatap muka. Hal ini bisa terjadi karena mereka takut atau tidak siap melihat reaksi pasangannya ketika diminta untuk berpisah.

Di sisi lain, seseorang juga bisa saja melakukan ghosting lantaran mereka enggan untuk melanjutkan hubungan yang semakin dalam. Entah bosan karena sudah kenal terlalu lama atau karena memang sudah tidak ada lagi rasa yang spesial ke gebetan atau pasangan.

Jadi, ketimbang harus terperangkap atau meneruskan hubungan yang ambigu, mereka memilih langsung mengakhirinya dengan cara menghilang tanpa jejak.

Apa pun alasannya, ghosting bukanlah cara terbaik untuk mengakhiri sebuah hubungan. Selain karena hanya sepihak, tindakan ini juga dapat menyebabkan luka mendalam pada orang yang ditinggalkan tanpa kejelasan.

Baca juga:  5 Zodiak yang Terkenal Paling Bucin, Cintanya ke Pasangan Tanpa Batas Deh!

close