Jumlah Jam Kerja Karyawan di Indonesia Selama Setahun Menurut Undang-undang

Wah, wajib tahu, nih!

jumlah jam kerja karyawan indonesia setahun
Freepik

Sebagai pekerja, kamu tidak hanya harus memberi performa maksimal untuk perusahaan. Namun, juga harus peka terhadap peraturan jam kerja yang berlaku di Indonesia. Jangan sampai, durasi kerjamu melebihi batas maksimal yang direkomendasikan. Apalagi bila upah yang diberikan oleh perusahan tidak sesuai dengan beban pekerjaanmu. Lantas, berapa, sih, jumlah jam kerja karyawan di Indonesia sesuai dengan Undang-undang?

Yuk, simak info lengkapnya dalam ulasan di bawah ini.

Peraturan Mengenai Jam Kerja Karyawan di Indonesia

Setiap negara di dunia tentu punya aturan soal jumlah jam kerja karyawan. Ada negara yang memberlakukan jam kerja kurang dari 30 jam dalam satu minggu, ada pula yang justru lebih dari 40 dalam seminggu.

Di Indonesia sendiri, pemerintah telah membuat aturan tentang jam kerja karyawan dalam Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 pasal 77 ayat 1 sampai pasal 85.

Dalam undang-undang tersebut dijelaskan bahwa terdapat dua sistem jam kerja yang berlaku, yaitu:

  • 6 hari kerja dalam 1 minggu dengan durasi kerjanya selama 7 jam per hari.
  • 5 hari kerja dalam 1 minggu dengan durasi kerjanya selama 8 jam per hari.

Secara keseluruhan, kedua sistem tersebut memberikan batasan jam kerja sebanyak 40 jam dalam 1 minggu. Bila suatu waktu tertentu perusahaan mengharuskan karyawannya untuk bekerja lebih dari jam kerja yang sudah disebutkan di atas, maka perusahaan wajib membayar upah lembur.

Di samping itu, ketentuan tentang kapan waktu atau jam kerja dimulai dan berakhir akan dijelaskan lebih lanjut di dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan (PP), maupun Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

PKB dan PP berlaku setelah mendapat persetujuan dari Menteri atau Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 108 ayat 1 UU Nomor 13 tahun 2003.

Baca juga:  Berapa Upah per Jam Pekerja Indonesia? Ini Jawabannya

Total Jam Kerja Karyawan Indonesia dalam 1 Tahun

Sebetulnya, UU Ketenagakerjaan tidak menyebutkan total waktu kerja karyawan selama satu tahun. Meski demikian, kamu bisa, lho, menghitung sendiri total jam kerja rata-rata karyawan Indonesia dengan melihat jam kerja per minggunya.

Satu tahun terdiri dari 52 minggu, maka begini detail perhitunganya:

52 minggu x 40 jam (total jam kerja berdasarkan UU) = 2080 jam

Ini artinya, jumlah jam kerja dalam 1 tahun yang sesuai dengan ketentuan UU Ketenagakerjaan yang berlaku adalah 2080 jam.

Baca juga:  Kerja Lembur? Ini Cara Hitung Upah Lembur PNS 2020

Jam Kerja Karyawan Disesuaikan dengan Jenis Usaha Perusahaan

Penting untuk dipahami bahwa aturan mengenai jam kerja sebagaimana dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 tidak berlaku untuk semua sektor usaha atau perusahaan. Ini artinya, sejumlah pekerjaan tertentu ada yang tidak bisa mengikuti ketentuan jam kerja seperti yang sudah diatur dalam UU Ketenagakerjaan tersebut. Biasanya ini dialami oleh perusahaan yang sifat usahanya dijalankan secara terus menerus.

Berdasarkan Kepmenakertrans Nomor 23 pasal 3 ayat 1, pekerjaan yang berlangsung secara terus menerus ini meliputi:

  • Lembaga konservasi
  • Bidang media massa
  • Usaha swalayan, pusat perbelanjaan, dan sejenisnya
  • Bidang jasa perbaikan alat transportasi
  • Bidang usaha pariwisata
  • Bidang pengamanan
  • Bidang pelayanan jasa kesehatan
  • Bidang jasa pos dan telekomunikasi
  • Bidang pelayanan jasa transportasi
  • Bidang penyediaan tenaga listrik, jaringan pelayanan air bersih (PAM), dan penyediaan bahan bakar minyak dan gas bumi
  • Pekerjaan lainnya yang apabila dihentikan akan mengganggu proses produksi, merusak bahan, dan termasuk pemeliharaan/perbaikan alat produksi.

Biasanya pekerjaan semacam di atas diberlakukan aturan jam kerja shift yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahan. Namun, bila ada kelebihan jam kerja, maka pekerja berhak mendapatkan uang lembur dari perusahaan.

Baca juga:  Adakah Peraturan yang Mengatur Kenaikan Upah Berkala Pekerja?

PSBB Jakarta Masuk Masa Transisi, Ini Protokol Tempat Kerja yang Wajib Diterapkan

tanda toxic parents

Hati-hati, 4 Bentuk Perilaku Ini Bisa Jadi Tanda Toxic Parents