Selain Melatih Tanggung Jawab, Ini Manfaat Lain Melibatkan Anak dalam Pekerjaan Rumah Tangga

Berbagai manfaat berikut sayang banget untuk dilewatkan~

melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga
Rawpixel

Kadang orangtua tidak memperbolehkan anak-anak untuk membantu dalam melakukan pekerjaan di rumah karena berbagai alasan. Misalnya karena takut anak akan semakin merepotkannya atau proses pengerjaan yang lebih lambat dan berujung hasilnya tidak maksimal. Padahal, melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga itu menawarkan banyak sekali manfaat, lho! Manfaat ini tidak hanya untuk anak-anak, tapi juga orangtua.

1. Melatih Tanggung Jawab

Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga merupakan salah satu cara menanamkan rasa tanggung jawab ke anak. Mulailah dengan tidak membiarkan orang lain untuk melakukan pekerjaan yang dapat anak selesaikan sendiri.

Misalnya dengan menaruh sepatu yang sudah dipakai ke raknya, atau setelah mereka selesai makan, mereka menaruh piring bekasnya ke belakang untuk dicuci. Di samping itu, orangtua juga bisa meminta anak membiasakan diri menaruh baju kotornya langsung di keranjang cucian.

2. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Semakin sering orangtua melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga, maka kompetensi mereka tentang life skill pasti juga akan semakin berkembang.

Nah, manfaat tersebutlah yang dapat membantu anak untuk semakin percaya diri dalam melakukan sesuatu seiring bertambahnya usia mereka.

Baca juga:  4 Hal yang Bisa Dilakukan Ortu Saat Anak Bicara Kasar

3. Memperkuat Bounding Ortu dan Anak

Seperti yang sudah disinggung di atas, melibatkan anak dalam urusan pekerjaan rumah tangga juga akan memberi manfaat untuk orangtua. Anak-anak yang membantu pekerjaan orang tua di rumah akan merasa lebih memiliki ikatan yang kuat dengan orangtuanya.

Bounding kuat yang sudah terbentuk sejak kecil ini umumnya akan terus ada sampai anak dewasa.

4. Belajar Disiplin

Membiasakan melibatkan anak untuk melakukan pekerjaan rumah tangga dapat membantu mereka lebih disiplin. Ya, anak akan belajar untuk selalu menyelesaikan sesuatu yang memang sudah menjadi kewajibannya, sebelum mereka melakukan hal lain.

Contoh sederhananya, anak akan terbiasa untuk tidak langsung pergi setelah selesai bermain, tetapi harus membereskan mainannya terlebih dahulu.

Baca juga:  3 Langkah Bijak Mengajarkan Toleransi Terhadap Perbedaan Ras Kepada Anak

5. Mengasah Rasa Empati

Dengan membiarkan anak-anak membantu melakukan pekerjaan rumah, mereka akan lebih berempati saat melihat orang lain melakukan pekerjaan yang berat.

Anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang peka terhadap lingkungan sekitarnya dan tidak segan membantu bila ada orang yang sedang kesusahan.

6. Self Esteem yang Tinggi

Anak-anak yang terbiasa dilibatkan dalam pekerjaan rumah tangga biasanya merasa bahwa dirinya memiliki kontribusi terhadap kelancaran fungsi keluarga mereka. Tanpa disadari, hal tersebutlah yang justru dapat membantu membangun self esteem mereka, karena mereka akan merasa berguna untuk sekitarnya.

Itulah berbagai manfaat yang dapat dirasakan oleh anak ketika orantua kerap melibatkan mereka dalam melakukan pekerjaan rumah tangga. Apa pun jenis pekerjaannya, pastikan orangtua tidak memberikan tugas yang melebihi kemampuan anak.

Ingat, mulailah dari hal-hal yang mudah dan sederhana dulu sehingga ketika melakukannya anak-anak tidak akan menganggapnya sebagai beban.

Baca juga:  3 Kesalahan Orangtua saat Membaca Rapor Anak

nonton Graceful Friends

Intip Drakor Graceful Friends yang Lebih Bagus dari The World of the Married

pelatihan prakerja

Insentif Prakerja Cair Pekan Ini, Cek Cara Mudah Mencairkannya!