Mobil Banjir 2020: Penanganan, Cara Membersihkan, dan Biaya Perbaikan

mobil banjir

Awal tahun 2020 sejumlah wilayah di Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi mengalami hujan deras disertai angin kencang serta banjir di berbagai titik. Aktivitas masyarakat terpaksa ditunda bahkan berhenti karena kondisi cuaca dan lingkungan yang buruk.

Tak hanya memakan korban, musibah yang terjadi juga menyebabkan kerusakan. Tidak sedikit pemukiman warga hancur terendam banjir, bahkan kendaraan pribadi seperti motor hingga mobil ikut mengalami kerusakan.

Baca juga:  PNS yang Terdampak Banjir Boleh Cuti, Ini Detailnya!

Tingkat Kerusakan Mobil Terendam Banjir

Dikutip dari Liputan6.com, menurut BPI & Customer Experience Department Head Auto 2000 ada tiga tingkat kerusakan mobil karena banjir, yakni:

Ringan

Tingkat kerusakan yang masuk dalam kategori ringan adalah sebatas karpet. Untuk kerusakan ini, kamu perlu melakukan pemeriksaan di bagian kaki-kaki, termasuk interior di bagian dasar.

Menengah

Tingkat kerusakan menengah hanya sampai dashboard. Jika mobilmu terkena banjir hingga dashboard maka kamu perlu memperhatikan bagian listrik, termasuk ECU (Electronic Control Unit) yang berfungsi sebagai sirkuit elektronik utama (komputer) pada mobil. Karena jika dipaksakan menyala, mobilmu bisa langsung rusak dan harus mengganti ECU.

Berat

Dan tingkat terparah adalah jika mobil terendam air secara keseluruhan maka kamu harus memperbaikinya secara total, termasuk bagian interior mobil.

Penanganan Mobil Banjir

Mobil yang terkena genangan banjir bisa berujung fatal jika kamu salah bertindak. Hal-hal yang perlu kamu perhatikan untuk melakukan penanganan terhadap mobil yang terkenan banjir adalah sebagai berikut:

Keringkan

Saat delco yang merupakan komponen untuk menyalurkan percikan api dari koil menuju busi dimana koil dan busi berperan untuk menghasilkan percikan api di ruang bakar terkena air, maka proses pengapian pada mesin dapat terganggu dan bisa menyebabkan mesin mati.

Hal yang perlu kamu lakukan adalah dengan cara mengeringkannya sampai hilang air maupun embun agar mesin mobilmu bisa kembali menyala dengan cara dilap.

Mobil yang terendam banjir juga dapat menyebabkan jok menjadi kotor dan tak jarang meninggalkan bau tak sedap. Cara penanganan yang tepat adalah dengan mengeringkan bagian busanya dengan cara dibongkor total lalu ditekan busa jok agar air yang ada di dalamnya keluar. Jika kamu sudah melakukan cara tersebut, langkah terakhir yang harus kamu lakukan adalah menggantung busa jok dengan menggunakan blower yang cukup besar untuk menghilangkan hawa lembab yang ada di busa.

Biaya Perbaikan Mobil Banjir

mobil banjir
otospector.co.id

Hujan di tahun 2020 menjadi curah hujan paling ekstrem sejak tahun 2007 silam. Banjir yang ditimbulkan juga terbilang cukup parah. Sebab menimbulkan banyak korban dan rusaknya berbagai fasilitas. Tidak terkecuali mobil yang terkena banjir.

Perbaikan mobil yang terendam banjir dengan tingkat kerusakan ringan dapat menghabiskan biaya mulai dari 1.9 juta hingga 2.5 juta rupiah.

Biaya perbaikan mobil yang terkena banjir bervariasi. Jika ECU mengalami kerusakan, kamu tidak bisa menggunakannya lagi. Untuk mobil Toyota tipe Avanza umumnya biaya ECU yang baru sekitar 12 juta rupiah.

Berbeda jika kendaraan roda empatmu mengalami water hammer atau masuknya air ke dalam ruang pembakaran di mesin. Kamu harus menyiapkan uang mulai dari 30 juta hingga 80 juta rupiah untuk melakukan overhaul mesin.

Baca juga:  Catat, Ini Kontak Darurat saat Banjir 

ootd hijab kemeja

Rekomendasi OOTD Hijab Kemeja agar Penampilan Menarik

passing grade tes SKD CPNS

Simak Baik-baik, Ini Passing Grade Tes SKD CPNS Tahun 2019