Pencairan BPJS di Bank BNI, Mandiri, BRI, BCA, BJB dan BTN

pencairan BPJS di bank
Tribunjateng.com/Raka F Pujangga

Pencairan BPJS di bank BRI, BNI, Mandiri, Bukopin, BCA, BJB dan BTN mungkin bisa jadi pilihan yang tepat bila kamu selalu gagal mendapatkan nomor antrian di BPJS online.

Dengan adanya layanan Service Point Office BPJS ini, kamu tidak perlu lagi datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan, atau mendaftar online. Kamu hanya perlu datang langsung ke bank-bank yang bekerja sama, antara lain seperti BRI, BNI, Mandiri, Bukopin, BCA, BJB dan BTN, dengan membawa persyaratan yang diperlukan.

Seperti yang sudah diulas dalam artikel sebelumnya, bila kamu masih bekerja, sudah resign atau di-PHk bisa melakukan pencairan BPJS atau mencairkan JHT (Jaminan Hari Tua) asal memenuhi persyaratan.

Bagi pekerja yang masih bekerja, pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan bisa dicairkan sebesar 10% dan 30%. Dengan syarat usia kepesertaan sudah menginjak 10 tahun.

Pencairan hanya boleh dipilih salah satu, 10% atau 30% saja. 10% untuk dana persiapan pensiun dan 30% untuk biaya perumahan.

Setelah melakukan salah satu pencairan 10% atau 30%, maka pencairan berikutnya bisa 100% namun dengan syarat kamu sudah tidak bekerja (resign atau di-PHK).

Lalu untuk kamu yang ingin mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan sebesar 10% ataupun 30% maka kamu harus bersiap dengan pemberlakuan pajak progresif yang harus ditanggung.

Pajak progresif yang dikenakan mulai dari 5% hingga 30%, berikut detailnya;

  • Bila saldo JHT di bawah Rp50 juta: dikenakan pajak sebesar 5%.
  • Lalu bila saldo JHT di antara Rp50 juta sampai Rp250 juta, maka tarif pajaknya lebih besar yakni 15%.
  • Sedangkan bila saldo JHT kamu antara Rp250 juta sampai Rp500 juta maka pajaknya yaitu sebesar 25%.
  • Lain halnya bila saldo JHT yang telah mencapai lebih dari setengah milyar, maka tarif pajaknya adalah 30%.
  • Namun bila pekerja tidak pernah mencairkan JHT meski sudah mencapai 10 tahun kepesertaan maka berapapun saldo JHT, saat ingin mencairkannya akan dikenakan pajak 5%.

Bila sudah tidak bekerja, resign maupun PHK: Pencairan saldo JHT dapat dicairkan apabila sudah 1 bulan tidak bekerja dan kepesertaan kartu BPJSTK sudah nonaktif. Perihal penonaktifan kartu ini dilakukan ketika HRD sudah membayarkan iuran terakhir dan sudah melakukan pelaporan ke pihak kantor cabang BPJSTK yang terdaftar.

Baca juga:  Kok Gaji Kurang? Ini Perhitungan BPJS Ketenagakerjaan yang Potong Gaji
pencairan BPJS di bank
Ilustrasi: Suasana antrian peserta BPJS Ketenagaakerjaan/Sripoku.com

Syarat Pencairan BPJS di Bank

Pada dasarnya dokumen persyaratannya untuk pencarian dana BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja yang masih bekerja ataupun sudah tidak bekerja, hampir mirip berikut detailnya:

  • Fotokopi kartu BPJS Ketenagakerjaan beserta kartu yang asli
  • Fotokopi KTP atau paspor beserta menunjukkan wujud aslinya
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) beserta yang aslinya
  • Fotokopi Buku Rekening

Bagi yang masih bekerja ada penambahan dokumen:

  • Surat keterangan masih aktif bekerja di perusahaan dokumen yang menyangkut perumahan (untuk klaim yang 30%)

Bagi yang sudah tidak bekerja ada tambahan persyaratan:

  • Surat keterangan pengunduran diri dari perusahaan atau surat pengalaman kerja/ referensi kerja dari perusahaan (Paklaring).

Cara Pencairan BPJS di BRI, BNI, Mandiri, Bukopin, BCA, BJB dan BTN

  • Datang ke bank-bank yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, seperti BRI, BNI, Mandiri, Bukopin, BCA, BJB dan BTN dengan membawa persyaratan yang sudah diulas di atas.
  • Namun sebelum datang ke kantor cabang bank tersebut, silakan konfirmasi ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat terlebih dahulu agar dibantu pengecekan di mana kantor cabang bank terdekat yang sudah bekerja sama dengan BPJSTK. Pasalnya tidak semua kantor cabang bank bisa mencairkan dana JHT.
  • Misalkan bila ingin melakukan pencairan BPJS di BNI: Pencairan klaim BPJS Ketenagakerjaan hanya bisa dilakukan di dua lokasi cabang SPO (Service Point Office) BNI, yakni BNI cabang Rawamangun dan Tangerang.
    • BNI KCU Rawamangun: Jl. Pemuda No.708-709, RT.8/RW.5, Jati, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
    • BNI KCU Tangerang: Jl. Daan Mogot Road No.2-4, Sukarasa, Tangerang, Tangerang, Banten 15111
Baca juga:  Cara Punya Rumah dengan KPR BPJS Ketenagakerjaan 2019

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Woke.id (@wokedotid) on

Berikan Komentar Anda

stadion papua bangkit

Stadion Papua Bangkit, Termegah di Indonesia & Terbaik ke-69 di Dunia

wisata batu Malang

10 Tempat Wisata Batu Malang Terpopuler 2019