in

Penelitian: Generasi Milenial Lebih Terbuka Bicarakan Gaji

gaji generasi milenial
sumber: pexel

Perkara gaji memang agak sensitif. Tidak semua orang bisa dengan gamblang mengungkapkan nominal gajinya kepada orang lain, alasan yang paling umum adalah karena dirasa kurang nyaman untuk orang lain tahu.

Namun sebuah studi dari Bankrate menyebutkan bila generasi milenial yang berusia 18-27 cenderung tidak mempermasalahkan untuk mengungkap nominal gajinya kepada teman, rekan kerja, pasangan dan keluarga.

Berbeda dengan generasi baby boomers (1946-1964) yang cenderung tidak mengungkapkan nominal gajinya, berikut detailnya:

  • 33% generasi milenial terbiasa menceritakan nominal gajinya kepada rekan kerjanya, sedangkan hanya 18% baby boomers yang membahas nominal gaji kepada rekan kerja.
  • 48% generasi milenial pernah mengungkapkan nominal gajinya ke pasangan mereka, sedangkan untuk generasi baby boomers hanya 29%.
  • 58% generasi milenial pernah membagikan nominal gajinya kepada sahabatnya, sedangkan generasi baby boomers yang pernah melakukan hal tersebut hanya sebesar 33%.
  • 64% generasi milenial pernah menceritakan gajinya kepada keluarganya, sedangkan generasi baby boomers hanya 43% saja.
generasi milenial
sumber: humanresourcesonline.net

Lalu apakah mengetahui nominal gaji orang lain membantu?

Masih berdasarkan survei dari Bankrate, transparansi soal gaji membantu memudahkan karyawan untuk negosiasi gaji di masa mendatang, terbukti dikarnakan terbiasa berdiskusi soal gaji 48% orang Amerika memperoleh kenaikan gaji lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Sependapat dengan survei Bankrate, Alison Green, penulis buku Ask a Manager mengungkapkan, merasa nyaman ketika berbincang perihal gaji dengan keluarga atau teman adalah hal penting.

“Nyamanlah berbicara tentang uang! Sebagai anggota masyarakat, kita kadang tidak nyaman berbicara tentang uang dan ini sebenarnya membuat para pekerja dirugikan,” ujar Green.

Namun menurut Danielle Dayries, pendiri DMD & Associates Outplacement and Career Consulting Firm, mengungkapkan nominal gaji kepada rekan kerja dapat menyebabkan kecemburuan yang bisa berdampak kepada kinerja pekerja.

Dayries menyarankan jika ingin berbicara gaji dengan rekan kerja, ada baiknya memberikan kisaran bukan nominal yang sebenarnya.

Membicarakan nominal gaji dengan rekan kerja memang masih dalam perbebadan namun menurut Dayries, mengungkapkan nominal gaji kepada keluarga tidak perlu diperdebatkan lagi karena penting adanya,  terlebih lagi bila Anda berencana untuk membuat keputusan keuangan bersama.

Comments

Berikan Komentar Anda

Loading…

0

Comments

0 comments

upah minimum

Ini yang Bisa Dilakukan Bila Gaji di Bawah Upah Minimum

pekerja outsourcing

Pekerja Outsourcing dalam Peraturan di Indonesia