Syarat, Harga dan Cara Buat Visa Umrah 2020

Ternyata, cara dan syarat pembuatan visa umrah enggak susah kok!

visa umrah
Shutterstock,com

Kepemilikan visa umrah atau umroh jadi suatu keharusan kala ingin mengunjungi tanah suci, Mekkah. Visa umrah adalah dokumen izin tinggal di Arab Saudi yang hanya digunakan untuk keperluan umrah. Tak seperti visa turis pada umumnya, visa umrah memiliki beberapa persyaratan khusus. 

Namun sebelum masuk ke pembahasan syarat pembuatan visa umrah 2020, Wokenim akan mengulas beberapa pembaruan ketentuan yang telah berubah di visa umrah 2020.

Tahun 2020 Visa Progresif Bagi Jemaah Hasil dan Umrah Telah Dihapus

Sebelumnya memang ada visa progresif yang diberlakukan bagi mereka yang pernah berhaji atau berumrah dan ingin kembali beribadah ke tanah suci. Tapi, kini telah dihapuskan.

Jadi tahun 2020 ini, pemerintah Arab Saudi akan memberlakukan biaya pengajuan visa umrah dalam bentuk Government Fee sebesar 300 Riyal atau sekitar Rp1.108.177. Biaya ini berlaku untuk pengajuan visa umroh atau umrah, baik mereka yang pertama kali umrah, kedua kali, maupun seterusnya.

Perlu diperhatikan, bila kebijakan ini bukan mengurangi visa progresif dari yang sebelumnya seharga 2.000 Riyal (Rp7.378.272) menjadi 300 Riyal (Rp1.108.177), tapi mencabut aturan visa progresif dan menerbitkan ketentuan baru biaya pengajuan visa umrah dengan government fee senilai 300 Riyal. 

Penghapusan visa progresif ini bagian dari upaya pemerintah Arab Saudi dalam mewujudkan visi 2030, yang salah satunya adalah target jemaah umrah mencapai 30 juta orang.

Baca juga:  Cara dan Syarat Perpanjang Paspor 2019 Secara Online

Syarat Pembuatan Visa Umroh 2020

Berikut beberapa syarat pembuatan visa umrah 2020 yang harus disiapkan sebelum buat visa umrah 2020:

1. Paspor

Tentunya kamu harus  memiliki paspor. Perlu diperhatikan, nama yang tertera pada paspor diwajibkan memiliki tiga suku kata, dan masih berlaku minimal 8 bulan sebelum keberangkatan.

Bagi kamu yang sudah memiliki paspor tetapi nama yang tertera kurang hanya satu kata, maka perlu ada penambahan nama menjadi 3 suku kata.

Misalkan nama kamu adalah Ria, maka kamu memerlukan penambahan nama pada paspor. Penambahan nama yang dipakai adalah menggunakan nama ayah atau nama kakek. Hal ini dilakukan agar mengurangi risiko kehilangan orang, membingungkan petugas atau risiko lainnya.

visa umrah

 

Cara Penambahan Nama pada Paspor untuk Umroh

  • Caranya: Kamu bisa mengunjungi kantor imigrasi langsung tanpa daftrar antrian online, lalu kunjungi customer service untuk minta formulir penambahan nama. Setelah itu serahkan persyaratan  dan paspor asli, mengambil nomor resi, lalu tunggu dua sampai tiga hari maka paspor akan berisi penambahan nama.
  • Persyaratan yang harus kamu bawa untuk penambahan nama:
    • Membawa Paspor asli dan fotokopi Paspor (halaman depan)
    • Fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), Akta lahir atau ijazah di kertas A4
    • Surat rekomendasi dari travel umrah yang menyatakan kamu ingin umrah.
    • Mengisi surat keterangan dari Kementerian Agama

2. Kartu Keluarga

Jangan lupa bawa juga KK atau Kartu Keluarga. Ini dilakukan untuk nama dan NIK yang tertera pada kartu keluarga akurat.

3. Buku Nikah (Bila Sudah Menikah)

Bila kamu sudah menikah, kamu diwajibkan untuk melampirkan buku nikah. Pasalnya, pihak pembuat visa juga akan melakukan pengecekan data pada buku nikah.

4. Akta Kelahiran

Berkas asli akta kelahiran juga wajib kamu lampirkan.

buat visa umrah
buku kuning untuk umrah (AdobeStock.com)

5. Bukti Kuning

Bagi kamu yang ingin pergi umrah, hal yang wajib kamu lakukan adalah melakukan vaksinasi. Vaksin meningitis adalah vaksin wajib yang harus dilakukan calon jemaah haji untuk melindungi risiko tertular meningitis meningokokus, suatu infeksi yang terjadi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang dan keracunan darah.Setelah kamu melakukan suntik vaksinasi, kamu akan mendapatkan bukti kuning bertuliskan International Certificate of Vaccination Prophylaxis (ICV) asli.

Dalam buku kuning memuat nama, alamat, jenis kelamin, jenis vaksin, nomor batch, nomor kode buku, tanggal penyuntikan, dan nama dokter. 

Biaya untuk pembuatan buku kuning umumnya berkisar antara Rp 300.000 – Rp 400.000 per orang. Suntik vaksin meningitis harus dilakukan minimal 10 minggu sebelum keberangkatan. Pasalnya efek suntik vaksin meningitas ini akan bertahan selama 2 tahun.  

Proses untuk melakukan vaksinasi ini bisa dilakukan di Dinas Kesehatan Kota atau bisa juga di Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat. Berikut beberapa lokasi suntik meningitis di Jakarta:

  • Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Jakarta Area Perkantoran Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng Telp. 5502277 / 5506068
  • Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Halim Perdana Kusuma. Jalan Jengki No 45 Rt 8 Rw 2 Kelurahan Kebon Pala Kecamatan Makassar, Cililitan Jakarta Timur. Telp. 8000166
  • Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Tanjung Priok Jalan. Nusantara No. 2 Tanjung Priok Jakarta Utara  14310 Telp. 021-43931045 Fax : 021-4373265 Email : [email protected]
  • RS Persahabatan Rawamangun. Jalan.Persahabatan Raya No.1 Rawamangun Jakarta Timur 132030. telp. 021-4891708
  • RS Fatmawati. Jalan. RS Fatmawati Cilandak, Jaksel Kode Pos 12430. Telp : 021-7501524

6. Surat Mahram

Surat mahram ini diperlukan untuk wanita yang berangkat umrah tanpa ditemani suami atau keluarga.

7. Pas Foto 4×6 Sebanyak 6 Lembar

Kamu juga diharuskan melampirkan pas foto dengan latar belakang foto berwarna putih dengan ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar, dengan wajah tampak sekitar 80%/

8. Bukti Akomodasi dan Transportasi

Bukti tiket pesawat asli pulang-pergi, dari Indonesia ke Jeddah, jadwal perjalanan umrah, dan  bukti reservasi hotel, sewa bus, selama berada di tanah suci juga jadi syarat pembuatan visa umrah 2020.

9. Lampiran dari Penyelenggara Umrah

Pihak penyelenggara harus melampirkan fotokopi legalitas agen perjalanan dan surat perjanjian kerjasama untuk buat visa umrah, dan tentunya pemohon visa umrah wajib mematuhi aturan dan syarat teknis dari KBSA, Kementerian Agama Republik Indonesia, dan penyelenggara umrah.

visa umrah
Shutterstock,com

Cara Buat Visa Umrah

Untuk buat visa umrah atau visa umroh, pemohon bisa mengumpukan berkas persyaratan yang sudah diulas di atas ke travel agent tepercaya. Nantinya pihak travel agent akan melakukan beberapa tahapan seperti:

  1. Travel agent mengirimkan berkas persyaratan ke Muasasah atau penyelenggara umrah di Arab Saudi yang ditunjuk oleh kementrian haji untuk menerbitkan MOFA.
  2. Tahapan selanjutnya adalah penerbitan MOFA. MOFA (Ministry of Foreign Affairs) adalah voucher konfirmasi dari Kementerian Haji Saudi untuk calon jemaah umrah. Umumnya, MOFA akan diterbitkan dalam kurun waktu 6 jam sampai 3 hari. Masa berlaku MOFA berlaku selama 2 minggu setelah diterbitkan.
  3. Setelah dapat MOFA, pergi ke Kedutaan Besar Arab Saudi dengan membawa paspor serta tiket asli karena akan dilakukan proses penempelan visa. Proses penempelan visa di Kedutaan Besar Arab Saudi ini hanya memakan waktu selama kurang lebih satu hari. Selesai ditempel pada paspor, visa akan langsung aktif dan memiliki masa aktif hingga 30 hari ke depan.

Harga Visa Umrah dan Masa Berlaku Visa

  • Harga visa umrah: 300 Riyal atau setara Rp1,105,482 (Bila 1 Riyal=Rp3.684)
  • Masa berlaku visa umrah: 10, 20, dan 30 hari
Baca juga:  Bebas Visa, Tips Liburan ke Korea Cuma 5 Jutaan!

Lirik lagu bts on

Lirik Lagu BTS ON dan Terjemahan Bahasa Indonesia

drama hi bye mama

5 Alasan Mengapa Harus Menonton Drama ‘Hi Bye Mama!’