Tanya Jawab BPJS Ketenagakerjaan 2019

tanya jawab BPJS
theagencypartnership.com

Hi, sudah tahu belum? Sebagai pekerja, perusahaan wajib mendaftarkan karyawannya sebagai peserta jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, ada baiknya kamu tahu apa saja manfaat BPJS Ketenagakerjaan, bagaimana cara klaim, serta hal lainnya yang berhubungan dengan BPJS Ketenagakerjaan. Sayang kan, tiap bulan gaji dipotong untuk bayar iuran BPJS Ketenagakerjaan, eh tapi kamu nggak tahu apa saja manfaatnya.

Nah, siapa tahu nih kamu bisa mengenal BPJS Ketenagakerjaan dengan melihat pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan seputar BPJS Ketenagakerjaan.  

Tanya jawab BPJS Ketenagakerjaan

tanya jawab BPJS
daysoftheyear.comtanyaan

Jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, dapat apa saja sih?

Sesuai dengan Pasal 5 UU Nomor 24 Tahun 20111 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ada empat program BPJS Ketenagakerjaan, yakni:

    • Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
    • Jaminan Hari Tua (JHT)
    • Jaminan Pensiun (JP)
    • Jaminan Kematian (JKM)

Berapa iuran BPJS Ketenagakerjaan yang harus dibayar setiap bulannya?

Woke sudah menyiapkan kalkulator perhitungan iuran BPJS Ketenagakerjaan nih, agar memudahkan kamu untuk menghitung  iuran BPJS Ketenagakerjaan.

 

Detail mengenai pembahasan iuran BPJS ketenagakerjaan, bisa kamu lihat pada artikel ini ya!

Bagaimana cara lihat saldo BPJS Ketenagakerjaan?

Tanya jawab kedua yang sering ditanyakan peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah seputar  pengecekan saldo BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk lihat saldo BPJS Ketenagakerjaan ada tiga cara mudah yang bisa kamu lakukan:

Cara Pertama: Kirim SMS ke 2725

  • Untuk kirim SMS, sebelumnya kamu harus daftar dulu, caranya ketih DAFTAR <spasi> SALDO#Nomor KTP kamu #Tanggal Lahir (DD-MM-YYYY)#No.BPJSTK#alamat email
  • Setelah registrasi kirim SMS ke 2725 untuk cek saldo dengan format SALDO<spasi>Nomor BPJSTK

Cara Kedua: Install Aplikasi BPJSTKU

  • Instal aplikasi BPJSTKu melalui Play Store atau App Store
  • Registrasi terlebih dulu
  • Kemudian llogin dengan memasukkan alamat email dan sandi yang telah dibuat
  • Di laman depan aplikasi, pilih menu “LIHAT SALDO”

Cara Ketiga: Kunjungi Website BPJSTKU

Detail cara pendaftaran akun di aplikasi dan website BPJSTKU, cek di sini ya!

Apa syarat yang harus dipenuhi bila ingin mencairkan BPJS Ketenagakerjaan?

Pekerja yang masih bekerja dan sudah tidak bekerja (resign maupun PHK) bisa mencairkan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaannya, asal memenuhi persyaratan berikut ini:

Bagi pekerja yang masih bekerja, pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan bisa dicairkan sebesar 10% dan 30%. Dengan syarat usia kepesertaan sudah menginjak 10 tahun.

Pencairan hanya boleh dipilih salah satu, 10% atau 30% saja. 10% untuk dana persiapan pensiun dan 30% untuk biaya perumahan.

Setelah melakukan salah satu pencairan 10% atau 30%, maka pencairan berikutnya bisa 100% namun dengan syarat kamu sudah tidak bekerja (resign atau di-PHK).

Lalu untuk kamu yang ingin mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan sebesar 10% ataupun 30% maka kamu harus bersiap dengan pemberlakuan pajak progresif yang harus ditanggung.

Bila sudah tidak bekerja, resign maupun PHK: Pencairan saldo JHT dapat dicairkan apabila sudah 1 bulan tidak bekerja dan kepesertaan kartu BPJSTK sudah nonaktif. Perihal penonaktifan kartu ini dilakukan ketika HRD sudah membayarkan iuran terakhir dan sudah melakukan pelaporan ke pihak kantor cabang BPJSTK yang terdaftar.

tanya jawab BPJS
fujixerox.com

Apa saja sih dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk pencairan BPJS Ketenagakerjaan ?

Sebelumnya, pastikan kamu sudah memenuhi persyaratan yang sudah diulas di atas ya!

Dokumen persyaratan untuk pencarian dana BPJS Ketenagakerjaan:

  • Fotokopi kartu BPJS Ketenagakerjaan beserta kartu yang asli
  • Fotokopi KTP atau paspor beserta menunjukkan wujud aslinya
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) beserta yang aslinya.
    • Pastikan data KTP dan KK sama. Bila kedua data pada KK dan KTP berbeda maka kamu harus membuat surat keterangan koreksi kesalahan dari kelurahan setempat terlebih dahulu.
  • Fotokopi Buku Rekening

Namun, bagi yang masih bekerja ada penambahan dokumen:

  • Surat keterangan masih aktif bekerja di perusahaan
  • Dokumen yang menyangkut perumahan (untuk klaim yang 30%)

Sedangkan, bagi yang sudah tidak bekerja, baik resign maupun di-PHK, ada tambahan persyaratan:

  • Surat keterangan pengunduran diri atau surat keterangan sudah tidak bekerja.
    • Bila perusahaan tidak memberikan surat keterangan pengunduran diri (paklaring) ataupun perusahaan sudah tutup, maka kamu bisa membuat surat pernyataan di atas materai dengan mencantumkan pernyataan yang menyatakan: bila kamu sudah berhenti bekerja, menyertakan tanggal masuk dan berhenti bekerja, menyatakan perusahaan tempat bekerja kamu sudah tutup, dan menyatakan kamu belum mengajukan klaim JHT atau BPJS Ketenagakerjaan.

Bagaimana cara pencairan BPJS Ketenagakerjaan online?

Untuk pencairan BPJS Ketenagakerjaan online bisa dilakukan dengan e-klaim atau antrian online, detailnya bisa kamu cek di sini ya!

BPJS Ketenagakerjaan Online
sumber gambar: bpjsketenagakerjaan.go.id

Kalau punya lebih dari satu kartu, saldo BPJS Ketenagakerjaan bisa digabungkan nggak?

Soal penggabungan saldo atau amalgamasi bisa dilakukan bila salah satu kartu BPJS Ketenagakerjaan kamu masih aktif alias kamu masih bekerja. Tenang, gampang kok caranya.

Syarat Penggabungan Saldo BPJSTK

  • Siapkan seluruh kartu peserta jamsostek (KPJ) beserta fotokopiannya yang saldonya akan kamu gabungkan (amalgamasi).
  • Fotokopi Kartu Keluarga, KTP
  • Surat keterangan telah berhenti bekerja dari perusahaan sebelumnya (paklaring)

Cara Penggabungan Saldo BPJS Ketenagakerjaan

Ada dua langkah yang bisa kamu lakukan;

  • Langkah pertama; Kamu bisa meminta bantuan HRD perusahaan kamu yang sekarang guna mengurus proses penggabungan saldo BPJS (amalgamasi) dengan menyertakan persyaratan di atas. Nantinya HRD kamu akan mengurus proses amalgamasi di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
  • Cara Kedua; Kamu bisa mengurusnya sendiri ke kantor cabang terdaftar dari kepersertaan yang masih aktif, dan jangan lupa membawa persyaratan di atas.

Kalau kamu punya pertanyaan seputar BPJS Ketenagakerjaan, kamu bisa tulis pertanyaannya pada kolom komentar di bawah ya. Kami buka sesi tanya jawab BPJS Ketenagakerjaan kok!

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Woke.id (@wokedotid) on

28 Comments

Leave a Reply
  1. Nanya, sy sdh mendaftar online utk pencairan JHT dan sdh mengisi lokasi, tgl dan jam kedatangan tapi saat mau disimpan datanya, ada pesan dilayar ” mohon maaf anda tidak dapat melanjutkan proses pengajuan melalui antrian online. Silahkan ke kantor cabang terdekat utk informasi lebih lanjut. Maksudnya apa ini? Mohon infonya. Terina kasih

    • Hi Kak Tommy, jika demikian silakan datang langsung ke kantor cabang terdekat. Semoga jawaban ini membantu, terima kasih

  2. sore barusan saya dpt sms gini
    Selamat Sore. Mohon maaf ingin menginformakasikan bahwa klaim JHT atas nama bapak/ibu saat ini belum dapat di proses. Untuk informasi lebih lanjut bisa ke bank bjb buah batu pada hari dan jam operasional pukul 08.00 – 12.00
    Pesan ini tidak untuk dibalas
    Terima Kasih
    itu artinya berkas kita ada yg kurg apa gmn ya mas? mksih.

    • Hi Kak Sizna,
      sesuai yang tetuang pada SMS ya untuk info lebih lanjut, Kak Sizna bisa langsung datang ke bank bjb buah batu pada hari dan jam operasional pukul 08.00 – 12.00. Terima kasih

  3. Selamat siang.. Saya mau bertanya. Apa bisa klaim 2 kartu bpjs dilakukan secara terpisah? Tidak digabubgkan!
    Dulu saya bkerja disalahsatu perusahaan lalu keluar. Ada bpjsnya namun blm diklaim
    Kmudian saya bkerja lg di perusahaan lain dgn bpjs yg baru dan sudah diklaim taun lalu.
    Nah,apakah bisa saya mngklaim bpjs ketenagakerjaan yg satunya lg dr prusahaan tersahulu?

  4. saya mempunyai 2 kartu BPJS ketenagakerjaan . 1 dari perusahaan lama, 1 lagi dari perusahaan baru.
    saya ingin mengklim BPJS Ketenagakerjaan yang perusahaan lama, bisa nga ya?
    bagaimana caranya?

    • Hi Kak Indah, di dalam dokumen persyaratan tidak ada persyaratan NPWP kok, jadi tidak wajib ya. Semoga jawaban ini membantu, terima kasih

    • Hi Kak Catur, sayangnya untuk KK harus dilampirkan yang aslinya ataupun fotokopi. Namun untuk detailnya, Kak Catur bisa hubungi layanan masyarakat BPJSTK di 175. Semoga jawaban ini membantu, terima kasih

  5. Maaf sy mau tanya sùami saya dr th 2012 slip gaji nya sudah terpotong iuran bpjs ketenagakerjaan tp dr perusahaan tidak diberi kartu sampai baru akhir” ini dikasih dan dikartu bpjs masuknya tahun 2017..
    Apa hal ini bisa dilaporkan ke bpjs ya?

  6. Mau tanya dong ka, sya masuk kerja thn 2014,sedangkan ke anggotaan 2017,sya keluar 2019,apa kah pengajuan sya akan d tolak jika beda d thn ke angotaan dan awal masuk kerja, makasih?

    • Hi Kak Rinawati, untuk persyaratan pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan (JHT) diwajibkan menggunakan rekening peserta yang mencairkan dana (rekening pribadi). Semoga jawaban ini membantu, terima kasih

  7. Ass..
    Maaf kak mau tanya,klo mau mencairkn bpjs ketenaga kerjaan apa harus memakai rekening atas nama sendiri saja,bisa kah memakai rekening atas nama suami ??
    .Terimakasih

    • Hi Kak Rinawati, untuk persyaratan pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan (JHT) diwajibkan menggunakan rekening peserta yang mencairkan dana (rekening pribadi). Semoga jawaban ini membantu, terima kasih

  8. Assalamu’alaikum
    Saya mau tanya, saya mau mencairkan dana BPJSTK saya akan tetapi dari perusahaan lama saya tidak mau mengeluarkan surat paklaring saya dikarenakn saya di PHK secara tidak hormat, kira” apakah masih bisa untuk saya mencairkan dana tersebut… ? Saya cek kartu BPJSTK saya sudah nonaktif, tolong pencerahannya..
    Terima Kasih

    • Hi Kak Ricky, sayangnya surat paklaring jadi salah satu persyaratan untuk mencairkan dana BPJS, namun bila mungkin memang tak memiliki surat paklaring mungkin Kak Ricky bisa tanyakan langsung ke kantor BPJS terdekat atau hubungi BPJS Ketenagakerjaan di 1500910 agar bisa dicarikan jalan tengah. Terima kasih

  9. Ass.saya mau tanya.suami saya mau mencairakan yg 30%
    Dengan persyaratan yg sudah di sediakan.
    Tetapi dokumen perumaha nya.dr bank artagrha.
    Bukan bank btn/bni.
    Apakah bisa??

    • Hi Kak Siti, apabila Bank Artagraha tersebut bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, maka otomatis bisa. Jadi silakan sebelumnya tanyakan pada bank terkait ya. Terima kasih

    • Hi Kak Ainun, bila nomor BPJS tidak berubah maka kartu tetap sama dengan yang lama. Terima kasih

Berikan Komentar Anda

cek IMEI

Begini Cara Cek IMEI untuk Tahu HP Black Market atau Resmi

age challenge

Bahaya Tersembunyi dalam Age Challenge yang Kian Viral