Fresh Graduate? Ketahui Hal Ini Sebelum Terjun ke Dunia Kerja!

Penting disimak, nih!

tips untuk fresh graduate
Freepik/mego-studio

Setiap tahun, dunia kerja selalu dipenuhi oleh para pencari kerja baru. Lulusan baru, kemampuan baru dan juga pola pikir baru, semua itu dapat ditemukan pada setiap fresh graduate yang hendak melamar kerja. Nah, buat kamu yang termasuk fresh graduate, beberapa tips di bawah ini mungkin bisa jadi bahan pertimbangan sebelum memasuki dunia kerja.

Tips untuk Para Fresh Graduate yang Perlu Disimak

Setiap fresh graduate umumnya ingin memulai karir di perusahaan besar, dengan gaji dan tunjangan yang besar, jobdesk sesuai passion dan juga lingkungan kerja yang asik, seru dan membuat karir berkembang.

Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri, di dalam dunia pendidikan seperti sekolah menengah ke atas dan juga universitas tidak ada pendidikan yang mengajari tentang bagaimana dunia kerja yang sesungguhnya. Banyak fresh graduate yang setiap tahunnya mengalami shock akan ekspetasi dunia kerja dan kenyataan yang ada.

Lalu bagaimana caranya agar kamu tidak shock ketika memasuki dunia kerja? Berbagai tips untuk fresh graduate ini mungkin dapat membantu.

1. Tidak Semua Rekan Kerja Adalah Temanmu

wanita karir
Freepik/sanivpetro

Tips pertama ini bisa dibilang paling signifikan dan paling cepat dirasakan para fresh graduate ketika memasuki dunia kerja. Ketika berada di sekolah atau di kampus, kamu biasanya akan menganggap semua orang yang memiliki jadwal satu kelas kuliah denganmu sebagai teman.

Tapi tidak demikian di dunia kerja. Ketika memasuki dunia kerja, perlu diingat bahwa tidak semua rekan kerja adalah temanmu. Seringkali kamu akan bertemu dengan orang yang kurang cocok berteman dengan kamu.

Tidak jarang juga, ada beberapa kolega kerja yang memiliki sifat kurang berkenan di hati Kamu. Atau malahan, beberapa rekan kerja hanya cocok dengan Kamu ketika bekerja saja, bukan ketika hangout. Apakah boleh bersikap sok akrab di kantor? Hm…. ada baiknya, kamu sedikit menahan diri sebelum sok akrab dengan rekan kerja baru Kamu di kantor. Mengapa demikian?

Sederhananya, tidak semua orang suka dengan orang yang sok akrab. Ditambah lagi, sebagai anak baru, sebelum sibuk sok akrab dengan orang lain, alangkah lebih bagusnya bila kamu berfokus pada jobdesk kamu di kantor. Apa yang bisa kamu lakukan, bagaimana budaya kerja di kantor dan bagaimana kebiasaan-kebiasaan kantor yang harus kamu sesuaikan.

Senior-senior di kantor baru biasanya akan melihat kinerjamu dulu. Apabila kinerjamu buruk atau kurang inisiatif, biasanya mereka tidak akan tertarik mengobrol denganmu lebih akrab. Akan tetapi, jika kinerjamu bagus, maka kesempatanmu untuk berkawan dengan mereka akan lebih besar.

Baca juga:  5 Soft Skill yang Wajib Dimiliki Para Calon Pekerja

2. Gossip Is a No! No!

pekerjaan ideal
gettingsmart.com

Bergunjing alias bergosip adalah hal yang sering dilakukan bagi sebagian orang. Baik perempuan maupun laki-laki, semua orang pasti pernah bergosip. Urusan kantor, urusan rumah tangga, gosip antar teman bahkan gosip artis papan atas, semua bisa menjadi topik sebuah gosip.

Bergosip memang sering kali sangat seru. Eits, akan tetapi, jika sudah memasuki dunia kerja, ada baiknya kamu menghindari kebiasaan buruk ini. Apalagi jika mengosipkan teman satu kantor. Pasalnya, kamu tidak tahu siapa saja yang dapat kamu percaya. Jangan sampai menciptakan suasana tidak enak karena gosip yang kamu lakukan.

Kamu bisa mengganti kebiasaan buruk ini dengan membicarakan hal-hal yang wajar saja. Misalnya membicarakan makanan enak di suatu restoran, membicarakan fashion yang sedang tren saat ini atau juga membicarakan bagaimana caranya mendapat uang tambahan dari kerja sampingan. Jadi, pilih topik mengobrol yang bermanfaat ya!

3. Tidak Semua Melihat Prestasimu di Masa Lalu

wanita karir tips untuk fresh graduate
Freepik/drobotdean

Menjadi lulusan terbaik dengan nilai IPK tinggi dan memiliki segudang prestasi sah-sah saja, kok! Tidak ada salahnya juga untuk berbangga diri atas pencapaian yang sudah diraih. Akan tetapi, jika sudah memasuki dunia kerja, perlu diingat bahwa prestasimu di masa lalu bukanlah segala-galanya.

Setiap orang di kantor baru kamu termasuk atasan, senior kerja, rekan kerja bahkan bawahan kerja akan menilai kamu dari apa yang kamu lakukan saat ini. Apakah kinerjamu baik? Apakah kamu orang yang ramah?

Apakah kamu enak diajak ngobrol? Apakah kamu penjilat? Ataukah apakah kamu tepat waktu? Semua itu adalah contoh faktor-faktor yang biasanya akan dinilai oleh orang-orang sekitarmu selama sebulan pertama kamu kerja.

Lalu apakah IPK itu sebenarnya penting? Sebenarnya, IPK itu hanya sebagai syarat di awal saja kok. Ketika mulai bekerja, tidak ada orang yang akan penasaran dengan IPK-mu sewaktu kuliah.

Jadi, pastikan kamu menerapkan tips fresh graduate ini dengan baik. Tetaplah rendah hati dan tunjukkan bukti kerja yang berkualitas.

Baca juga:  Karirmu Menyusut di Masa Pandemi? Ini yang Perlu Dilakukan

4. Kompeten, Teliti dan Tepat Waktu

kontrak kerja
Getty Images

Hayooo ngaku, siapa yang ketika sekolah atau kuliah sering terlambat? Atau siapa yang dengan sengaja suka mengulur-ulur waktu untuk mengerjakan tugas? Ketika bekerja, hati-hati dengan kebiasaan ini.

Pasalnya, jika kamu sering terlambat mengumpulkan pekerjaan, atau sering terlambat datang, kamu akan dianggap sebagai pegawai yang tidak kompeten. Waktu adalah uang. Demikian juga dengan sistem semua kantor di dunia kerja.

Jika kamu terlambat, kamu akan menjadi beban bagi pekerjaan-pekerjaan berikutnya. Setiap jenis usaha pasti membutuhkan orang yang dapat bekerja cepat secara profesional. Jadi, jika kamu masih memiliki kebiasaan suka bangun siang, segera tinggalkan kebiasaan tersebut ya.

Selain itu, ketelitian dalam bekerja juga menjadi faktor yang diperhitungkan. Cepat saja tidak cukup. Ketika selesai melakukan suatu pekerjaan, kamu harus menyempatkan diri untuk mengecek pekerjaan sebelum akhirnya diberikan kepada atasan atau senior divisimu. Semalas apa pun kamu, tetap usahakan untuk mengecek kembali pekerjaanmu ya.

5. Perusahaan Bukan Ladang Kreasi Bebasmu

pekerja profesional tips untuk fresh graduate
GettyImages

Tips yang terakhir ini adalah tips yang paling sering terlupakan oleh fresh graduate. Pada saat berada di kampus, kamu pasti pernah mendengar kalimat “cari idealismu sendiri”. Memiliki idealisme memang bukan hal yang salah.

Tapi, ketika masuk kedalam dunia kerja, tidak ada tempat untuk idealisme mu. Mengapa demikian? Ketika bekerja, kamu harus ingat bahwa perusahaan bukanlah milikmu. Kamu memiliki atasan, atasanmu memiliki atasan lagi, dan atasan tersebut masih diawasi oleh owner atau pemiliki perusahaan tersebut.

Pemilik perusahaan juga masih diawasi oleh pemegang saham dan pemegang saham akan bergantung dari minat masyarakat akan bisnis perusahaan mereka. Sehingga, dalam bekerja, kamu tidak bisa asal berkreasi dan menuangkan idealismemu sendiri.

Dalam menyelesaikan suatu karya atau pekerjaan, kamu memiliki batas yang tidak boleh kamu langgar. Misalnya saja, kamu suka mendesain sesuatu dengan tampilan elegan dan minimalis. Akan tetapi, perusahaan tempatmu bekerja ingin konsep fun pada desainnya.

Sebagai seorang karyawan yang bekerja untuk perusahaan tersebut, kamu harus tetap membuat desain yang fun untuk perusahaan. Lalu bagaimana jika kita ingin berkreasi sendiri dan menerapkan idealisme kita?

Kamu  bisa mencobanya dengan membuat usaha sampinganmu sendiri. Tidak perlu berargumen dengan atasanmu mengenai idealisme yang kamu anut. Cukup lakukan pekerjaan sesuai dengan yang perusahaan mau dan berkreasi sendiri dengan usaha sampinganmu. Tetap asyik kok!

Itulah tadi beberapa tips yang harus diingat oleh fresh graduate ketika memasuki dunia kerja. Gugup boleh saja, akan tetapi tetap ingat lima poin penting yang harus mulai kamu terapkan ketika sudah mulai bekerja. Tetap semangat bekerja!

Baca juga:  5 Keuntungan Jadi Wanita Karir yang Perlu Diketahui

BLT BPJS Ketenagakerjaan

Syarat & Cara Daftar BLT BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2021

batu kelahiran adalah

Kenali Dirimu Lebih Dalam dengan Birthstone