Syarat Pendaftaran Working Holiday Visa Australia 2020

Working Holiday Visa Australia
GettyImages

Working Holiday Visa Australia 2020 atau WHV Australia 2020 mungkin adalah pilihan yang tepat bagi kamu yang ingin liburan lebih lama, plus bekerja di Australia.

Working Holiday Visa (WHV) terdiri dari dua kategori, yaitu WHV (Subclass 462) dan WHV (Subclass 417). Keduanya dibagi berdasarkan negara tempat tinggal. Untuk Warga Negara Indonesia (WNI) masuk dalam kategori Working Holiday Visa (Subclass 462).

Dari tahun lalu, Working Holiday Visa Australia di Indonesia sudah memiliki kuota yang lebih banyak, dari yang sebelumnya 2.500 menjadi 5.000 dalam periode enam tahun. Sehingga kuota akan menjadi 2.500 orang di tahun 2019 – 2020 dan ditambah 500 orang per tahunnya, hingga mencapai 5.000 orang di tahun 2024-2025.

whv australia 2020
china-briefing.com

Syarat untuk Mendapatkan Working Holiday Visa Australia 2020

Berikut ini persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan WHV Australia 2020, dilansir dari website resmi Imigrasi:

  1. Telah berusia 18 tahun atau belum berusia 31 tahun pada saat pengajuan permohonan surat rekomendasi.
  2. Memiliki kualifikasi setingkat perguruan tinggi, atau telah menjalani pendidikan di perguruan tinggi setidak-tidaknya 2 (dua) tahun pendidikan.
  3. Belum pernah mengikuti program bekerja dan berlibur sebelumnya.
  4. Memiliki paspor yang berlaku sekurang-kurangnya 18 bulan.
  5. Memiliki tingkat kemahiran berbahasa Inggris sekurang-kurangnya tingkat fungsional.
  6. Tidak disertai oleh anak-anak di bawah umur.
  7. Memiliki sejumlah dana seharga tiket pergi pulang dan untuk membiayai keperluan selama masa awal tinggal di Australia.
  8. Surat Rekomendasi berlaku 1 (satu) bulan sejak tanggal dikeluarkan.
  9. Mendapatkan Surat Rekomendasi dari Pemerintah Indonesia.

Cara Pendaftaran Working Holiday Visa Australia 2020

whv australia 2020
imigrasi.go.id

Berikut ini cara pendaftaran WHV Australia 2020:

Pertama, kamu harus memiliki Surat Rekomendasi dari Pemerintah Indonesia (SRPI). Untuk membuat Surat Rekomendasi Pemerintah Indonesia, kamu harus memenuhi dokumen persyaratan, seperti:

  1. Kartu Tanda Penduduk elektronik atau Surat Keterangan perekaman KTP elektronik yang masih berlaku;
  2. Paspor biasa dengan masa berlaku sekurang-kurangnya 18 bulan terhitung sejak tanggal wawancara;
  3. Ijazah perguruan tinggi minimal Diploma III, atau Surat Keterangan sebagai mahasiswa aktif setidaknya 2 tahun, dilengkapi Kartu Mahasiswa (KTM) dari perguruan tinggi bersangkutan;
  4. Sertifikat kemahiran Bahasa Inggris setingkat fungsional (skor IELTS sekurang- kurangnya 4,5) yang dikeluarkan oleh lembaga pendidikan atau pelatihan bahasa asing yang masih berlaku pada tanggal wawancara;
  5. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diterbitkan paling rendah oleh Kepolisian Daerah yang masih berlaku pada tanggal wawancara
  6. Surat keterangan / Jaminan Bank atas kepemilikan dana sejumlah AUD $ 5000 (lima ribu Dollar Australia) atau yang setara. Boleh pinjam rekening orang tua disertai dengan bukti keterangan Kartu Keluarga.
  7. Pas foto terakhir berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 1 lembar, latar belakang putih, tidak boleh berkacamata.
  8. Memiliki bukti dana aktif dan tidak bermasalah untuk membiayai keperluan selama masa awal tinggal di Australia;
  9. Berbadan sehat dan berkelakuan baik; dan
  10. Tidak sedang dikenakan tindakan pencegahan keimigrasian.

Kedua, setelah memenuhi dokumen persyaratan, registrasi dirimu ke whv.imigrasi.go.id. Pilih tanggal wawancara, serta unggah dokumen peryaratan ke laman whv.imigrasi.go.id dengan format JPEG (*.jpg), ukuran maksimal 300 Kb.

Tampilan pada website whv.imigrasi.go.id

Ketiga, setelah mengunggah data, nantinya data kamu akan diverifikasi oleh petugas Imigrasi. Setelah terverikasi kamu akan dijadwalkan untuk wawancara.

Keempat, bila lolos tes wawancara, kamu akan mendapatkan Surat Rekomendasi Pemerintah Indonesia (SRPI) yang akan dikirim ke alamat email kamu. Surat ini berlaku selama 1 bulan setelah diterima, dan surat inilah yang akan memungkinkanmu untuk mengajukan aplikasi Working Holiday Visa di imigrasi Australia.

Kelima, tahapan selanjutnya adalah mengajukan aplikasi WHV Australia 2020 ke Imigrasi Australia dengan mengisi formulir pengajuan WHV Australia di sini. Lalu mengirimkan seluruh dokumen persyaratan yang sudah diulas di atas ke AVAC. AVAC (Australia Visa Application Centre) merupakan pusat pengajuan visa Australia. 

Untuk ke mengirimkan dokumen ke AVAC (Australia Visa Application Centre), sebelumnya kamu harus membuat janji temu terlebih dahulu. Caranya; buat akun di sini. Sebelum Pembuatan Janji Temu, harap membaca dengan teliti proses aplikasi visa yang tersedia di situs Pusat Aplikasi Visa Australia (AVAC) sebelum memasukkan aplikasi visa Anda dan dokumen pendukung nya di Pusat Permohonan Visa Australia (AVAC) ya!

Keenam, selanjutnya AVAC akan meneruskan ke Australian Embassy dan dalam satu minggu berikutnya kamu akan menerima surat rujukan untuk melakukan medical checkup di rumah sakit terpilih yang ditentukan oleh Australian EmbassyMedical Checkup ini umumnya hanya rontgen saja.

Setelah mendapatkan hasil medical checkup, maka hasil tersebut bisa kamu kirim ke kedutaan dan tunggu waktu sekitar seminggu, maka kamu akan menerima email yang menyatakan kalau paspor kamu sudah bisa digunakan untuk keluar masuk Australia dalam waktu satu tahun.

Bila kamu tahu informasi tambahan mengenai syarat pendaftaran WHV Australia 2020, kamu bisa tambahkan pada kolom komentar di bawah ya.

Baca juga:  Mau Kerja di New Zealand? Ini Cara Buat Indonesia Special Work Visa 2019

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Woke.id (@wokedotid) on

Kode promo Grabfood

Kode Promo GrabFood Januari 2020: Jakarta, Surabaya, Malang, & Kota Lainnya

anak kembar

Jenis Anak Kembar dan Cara Membedakannya